Analisis cerpen "SELAMAT TINGGAL CINTA"

       Cerpen yang berjudul "SELAMAT TINGGAL CINTA" yang di kutip dari Majalah Aplikasi MISI SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo, terbitan tahun 2004 yang ditulis oleh Scorpio Girls, mengangkat tema "Cinta Terbagi Dua" dan memuat kisah percintaan Remaja. Cerpen yang bertemakan cinta terbagi dua ini menceritakan tentang sepasabg kekasih yang sudah lama tidak bertemu karena kekasih seorang gadis (Joya) melanjutkan studynya ke luar negeri. Mereka berdua memiliki hubungan cinta yang erat. Cinta diantara mereka berdua ibarat layaknya bait-bait sajak dari ssang pencipta yang sudah menjadi catatan kehidupan. Sehingga tak seorangpun yang dapat memisahkan cinta diantara mereka. Namun takdir cinta mereka berkata lain, setelah kekasih si gadis(Joya) tersebut kembali ke Indonesia dan berkenalan dengan sahabat sejati si gadis(Joya) yaitu Chika, ternyata kekasih si gadis(Joya) tersebut juga mencintai sahabat si gadis (Joya). Mengetahui hal tersebut si gadis(Joya) memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungan mereka dan menyerahkan kekasihnya itu untuk hidup bahagia bersama sahabatnya. Karena si gadis tidak sanggup menahan rasa sakit hatinya sebab cintanya harus terbagi dua. Tema yang diambil dari cerpen tersebut sangat cocok dengan isi yang ada dalam cerpen, dan cerpen tersebut cocok dibaca oleh para remaja karena isinya tentang percintaan remaja dan dengan jalinan atau rangkaian cerita yang di kemas dengan baik, menarik dan mudah dipahami oleh pembaca.
        Cerpen ini menampilkan konflik bathin pada tokoh utama. Tokoh utama dalam cerpen tersebut adalah Joya dengan watak protagonis dengan sifat tegar dan rela mengorbankan cintanya, dibuktikan dengan paragraf ke 46 kalimat pertama "Emang aku nggak cukup berhak untuk maksa kamu buat nyayangin aku. Kamu cocok sekali kok sama Chika". Dan dari kalimat tersebut pula dinyatakan bahwa Joya sebagai tokoh utama tidak memilki sifat egois atau tidak memikirkan perasaannya sendiri meskipun rasa cintanya begitu besar buat Ben. Ben tersebut merupakan kekasih Joya yang digambarkan sebagai tokoh utama dengan watak tritagonis dengan memiliki sifat yang sama seperti cowok-cowok lain yaitu mata keranjang, ditandai dengan paragraf ke 26 dan kalimat ke 15 yaitu saat Joya membaca diary Ben yang isinya "Entah kenapa sepertinya ada sesuatu yang lain saat aku melihatnya. Tapi aku nggak bisa boongin diriku kalo aku mai sayang sama Joya, ah entah aku bingung". Dan sahabat Joya yang dicintai oleh Ben yaitu Chika sebagai tokoh utama berwatak protagonis dengan sifat supel dan ramah. Dibuktikan dengan paragraf ke 19  dan kalimat ke 3, yang isinya "Ia memang supel dan ramah sama siapapun termasuk pada kenalan barunya". Disamping tokoh utama Joya,Ben, dan Chika, juga tedapat tokoh sampingan yaitu orang tua Ben yang digambarkan denga dua sosok yang sibuk di bidang bisnis, selain orang tua Ben, terdapat tokoh sampingan lain yaitu Bi Minah  yang digambarkan seorang wanita paruh baya yang mengabdi sebagai pembantu dirumah Ben.
       Peristiwa dalam cerpen tersebut terjadi pada pagi hari dengan latar di Airport saat tokoh utama Joya menjemput kedatangan Ben dari Luar Negeri. Selain itu, latar dalam cerpen tersebut juga terjadi didalam mobil, dan di kamar Ben saat tokoh utama Joya membaca diary Ben yang terletak di atas meja, yang isinya tentang perasaan Ben yang sebenarnya terhadap Chika. Pada saat itulah Joya mengetahuinya. Selain itu peristiwa dalam cepenyang mengangkat tema cinta terbagi dua inijuga terjadi pada malam haridengan latar di teras rumah Joya, yang mana pada malam tersebut merupakan malam berakhirnya cerita cinta mereka dengan suasana diselimuti kesunyian, iba, mengharukan, dan menyedihkan.
      Cerpen yang mengangkat tema cinta terbagi dua ini dengan jalinan atau rangkaian cerita yang mengarah kedepan atau alur maju. Dan pengarang pada cerpen inimenempatkan orang pertama sebagai pelaku utama.






 

0 komentar:

Poskan Komentar